Rabu, 06 Februari 2019

hubungan antara kelangkaan dan permintaan dan penawaran

Hubungan antara Kelangkaan dengan Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia

Kelangkaan merupakan persoalan ekonomi yang paling mendasar dikarenakan keinginan manusia yang tidak terbatas dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas. Kelangkaan ini ada karena orang ingin memiliki banyak barang atau jasa yang pada sistem pengolahan dari sumber daya yang dikelola. Terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Hubungan antara Kelangkaan dengan Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia

Terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Faktor penyebab kelangkaan yang telah  diuraikan dapat menimbulkan penawaran dan permintaan terhadap barang dan jasa. Penawaran terhadap barang dan jasa akan melimpah terjadi pada daerah yang kelebihan hasil produksi. Kelebihan penawaran ini akan mengakibatkan harga barang pada daerah itu menjadi murah.

Daerah yang kekekurangan sumber daya akan menyebabkan kelebihan permintaan sehingga harga barang pada daerah yang kekurangan menjadi mahal. Untuk mengatasi kelebihan penawaran pada suatu daerah yang kelebihan sumber daya dan kekurangan pada daerah yang kurang sumber daya dengan melakukan distribusi barang dan jasa. Pada saat ini melakukan kegiatan distribusi dapat dilakukan diantaranya melalui pasar.

Sesuai dengan fungsinya pasar merupakan tempat promosi, distribusi, dan pembentukan harga. Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli. Kaitan antara pasar dengan distribusi adalah pasar merupakan tempat atau lembaga untuk mendistribusikan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.

Hubungan antara pasar dan distribusi dapat di lihat dari peran pasar dalam mendistribusikan barang dan jasa. Peranan keterkaitan atau hubungan pasar dengan distribusi antara lain;
  • Mempermudah konsumen memperoleh barang konsumen. Dengan adanya pasar dan distribusi, barang dan jasa yang dihasilkan produsen dapat dinikmati oleh konsumen baik melalui pasar tradisional maupun modern.
  • Membentuk terciptanya harga barang yang stabil. Dengan adanya pasar barang-barang dapat tersalurkan kepada konsumen. Proses penyaluran akan membuat harga relatif stabil. Naiknya harga barang biasanya dipengaruhi oleh karena langkannya barang. Langkanya barang yang di pasar juga dipengaruhi oleh lancarnya distribusi. Jika distribusi lancar dan barang selalu tersedia di pasar maka harga akan relatif stabil.
  • Produsen akan mempertahankan keuntungan dan penjualan produk. Keuntungan bagi  produsen dengan adanya pasar dan distribusi akan mempertahankan penjualan dengan stabil. Penjualan ini akan mempengaruhi keuntungan yang diperolehnya.
Ketersediaan sumber daya merupakan hal penting dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata dengan harga terjangkau. Kelangkaan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa dan kemudian mendistribusikan kepada masyarakat demi tercapainya kesejahteraan hidup manusia.

Demikianlah ulasan mengenai Hubungan antara Kelangkaan dengan Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia, yang pada kesempatan ini dapat dibahas dengan lancar. Semoga ulasan di atas bermanfaat bagi yang menyimak dan kiranya cukup sekian, kurang lebihnya mohon maaf. Sampai jumpa.

kurva penawaran dan permintaan

Squad, kalau kamu sudah belajar dan membaca artikel fungsi dari penawaran - permintaanpada ekonomi dan bagaimana menghitungnya, sekarang kita akan memelajari apa yang dihitung oleh rumus tersebut. Rumus-rumus itu menghitung apa yang disebut dengan kurva permintaan dan kurva penawaran, yuk kita pelajari si kurva ini.
Dalam ilmu ekonomi kurva dibagi menjadi 2, yaitu kurva permintaan dan kurva penawaran, tugas si kurva ini adalah melihat pergerakan bagaimana faktor-faktor memengaruhi permintaan, penawaran, dan harga dari suatu barang.
KURVA PERMINTAAN
Dalam ilmu ekonomi, sebuah permintaan akan suatu barang akan meningkat jika harganya turun. Kurva permintaan adalah penggambaran dari pernyataan tersebut yang dituangkan ke dalam gambar untuk memudahkan pemahamannya. Kurva ini mempunyai gradient / kemiringan / slope negatif, artinya slope pada kurva ini menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara harga dengan permintaan adalah berbanding terbalik.
Untuk menggambarkan kurva permintaan coba kamu lihat tabel di bawah ini.
Contoh permintaanSetelah kamu tahu harga dan jumlah permintaannya, kamu bisa buat kurva dengan bentuk seperti ini berdasarkan dari tabel di atas.
contoh kurva 1Tetapi squad, kurva ini bisa mengalami perubahan dan pergerakan dalam teorinya, lhoPerubahan ini terjadi karena dua sebab utama, yaitu perubahan harga barang yang bersangkutan dan yang satu lagi karena faktor ceteris paribus (faktor selain harga barang itu sendiri) biasanya pendapatan pembeli atau selera pasar.
Sebagai contoh, dapat dilihat pada kurva di bawah ini. Pada saat harga bakso Rp20.000,00 jumlah bakso yang diminta adalah sebesar 120 mangkok (titik A pada kurva permintaan). Ketika harganya turun menjadi Rp18.000, mengakibatkan bertambahnya jumlah bakso yang diminta dari 120 mangkok menjadi 140 mangkok (titik A pada kurva permintaan bergerak ke kanan yaitu titik B), dan seterusnya. Jadi kesimpulannya, yang membuat kurva permintaan bergerak hanyalah harga barang tersebut atau harga barang itu sendiri.
contoh kurva permintaan
Sementara itu, jika yang berubah adalah faktor ceteris paribus, sebagai contoh pendapatan, maka akan terjadi pergeseran kurva permintaan (shifting). Bila pendapatan meningkat, kurva permintaan bergeser sejajar ke kanan. Jika pendapatan menurun, kurva permintaan bergeser sejajar ke kiri. Contoh ini dapat diilustrasikan dalam kurva berikut ini.
pergeseran kurva
Pengaruh masing-masing faktor yang memengaruhi permintaan terhadap pergerakan (movement) dan pergeseran (shifting) kurva permintaan dapat dirangkum dalam tabel berikut.
faktor penggerak kurva permintaan
KURVA PENAWARAN
Nah kalau ini adalah kurva penawaran. Kurva ini adalah kebalikan dari kurva permintaan. Jika harga suatu barang naik, maka barang yang di tawarkan juga akan naik. Begitulah bunyi hukum pada kurva penawaran. Kurva ini memiliki gradient / kemiringan / slope positif, artinya slope pada kurva ini berjalan naik dari pojok bawah kiri ke pojok kanan atas.
Untuk menggambarkan kurva penawaran, coba kamu lihat tabel di bawah ini.
contoh penawaran
Setelah kamu tahu harga dan jumlah penawarannya, maka kamu bisa membuat kurva seperti data di tabel.
contoh kurva penawaran
Seperti temannya kurva permintaan, kurva penawaran juga bisa bergeser atau mengalami pergerakan. Faktornya tetap sama, yaitu perubahan harga barang dan faktor ceteris paribus(faktor selain harga barang itu sendiri), misalnya biaya produksi dan teknologi.
Sebagai contoh, dapat dilihat pada kurva penawaran di bawah ini. Pada saat harga bakso Rp16.000,00 jumlah bakso yang ditawarkan adalah sebesar 160 mangkok (titik C pada kurva penawaran). Ketika harganya naik menjadi Rp18.000, mengakibatkan bertambahnya jumlah bakso yang ditawarkan dari 160 mangkok menjadi 180 mangkok (titik C pada kurva permintaan bergerak ke kanan ke titik B), dan seterusnya.
contoh kurva penawaran
Sementara itu, jika yang berubah adalah faktor ceteris paribus, sebagai contoh teknologi, maka akan terjadi pergeseran kurva permintaan (shifting). Bila teknologi meningkat (ditemukan teknologi baru yang semakin canggih yang memungkinkan produksi lebih banyak dan efisien), kurva penawaran bergeser sejajar ke kanan. Jika teknologi menurun, kurva penawaran bergeser sejajar ke kiri. Contoh ini dapat diilustrasikan dalam kurva berikut ini.
pergeseran kurva
Pengaruh masing-masing faktor yang memengaruhi penawaran terhadap pergerakan (movement) dan pergeseran (shifting) kurva penawaran dapat dirangkum dalam tabel berikut.
faktor penggerak kurva penawaran
Nah, Squad, itulah tadi yang dimaksud dengan kurva permintaan-penawaran. Tidak hanya itu, kedua kurva ini bisa bergerak tergantung kepada banyaknya kuantitas yang di tawarkan/diminta, harga, bahkan faktor dari luar yang tidak ada hubungannya dengan harga.

Oke deh Squad, kalau masih ada yang belum kamu mengerti tentang pembahasan di atas, kamu bisa kok bertanya langsung sama tutor dari ruangguru lewat aplikasi ruangles. Di sana kamu bisa bertanya langsung sama tutor mata pelajaran yang bersangkutan. Selain itu di sana juga banyak tutor dari mata pelajaran lain yang pastinya asyik, enak, dan menguasai materi sehingga bisa di ajak berdiskusi.

Permintaan, Penawaran, dan Keseimbangan Pasar

Pendahuluan
Berbicara tentang interaksi antara pembeli dengan penjual 
Teori permintaan menerangkan tentang sifat permintaan para pembeli terhadap sesuatu barang. 
Teori Penawaran menerangkan sifat para penjual dalam menawarkan sesuatu barang yang akan dijualnya. 
Dengan menggabungkan permintaan oleh pembeli dan penawaran oleh penjual akan ditunjukkan bagaimana interaksi antara pembeli dan penjual, akan menentukan harga keseimbangan atau harga pasar dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan 

Teori Permintaan
Teori Permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga 
Beberapa penentu permintaan:
1. Harga barang itu sendiri 
2. Harga barang lain yang berkaitan erat dengan barang tersebut 
3. Pendapatan rumah tangga dan pendapatan rata-rata masyarakat 
4. Corak distribusi pendapatan dalam masyarakat 
5. Cita rasa masyarakat 
6. Jumlah penduduk 
7. Ramalan mengenai keadaan di masa yang akan datang 

Asumsi
Permintaan suatu barang dipengaruhi oleh tingkat harganya 
Faktor-faktor lain dianggap tidak mengalami perubahan/cateris paribus 

Harga & Permintaan
Dalam hukum permintaan dijelaskan sifat hubungan antara permintaan suatu barang dengan tingkat harganya.

Hukum permintaan:
“ Makin rendah harga suatu barang maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut. Sebaliknya makin tinggi harga suatu barang maka makin sedikit permintaan terhadap barang tersebut”
Alasan:
1. Kenaikan harga menyebabkan para pembeli mencari barang lain yang digunakan sebagai pengganti 
2. Kenaikan harga menyebabkan pendapatan riil berkurang 

Daftar Permintaan
Suatu tabel yang memberikan gambaran dalam angka tentang hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta masyarakat 

Kurva Permintaan
Kurva permintaan berbagai  jenis barang pada umumnya menurun dari kiri atas ke kanan bawah (hubungan negatif)

Permintaan keseluruhan daripada hubungan harga dan jumlah permintaan 
jumlah permintaan adalah banyaknya permintaan pada suatu tingkat harga tertentu 

Permintaan Perseorangan dan Permintaan Pasar

Harga Barang Lain
Barang Pengganti 
Apabila ia dapat menggantikan fungsi barang lain tersebut 
Barang Pelengkap 
Apabila sesuatu barang selalu digunakan bersama dengan barang lainnya 
Barang Netral 
Apabila dua macam barang tidak mempunyai hubungan yang rapat 

Pendapatan Para Pembeli
Berdasarkan sidat perubahan permintaan yang berlaku apabila pendapatan berubah, barang dibedakan:
Barang Inferior
Barang yang banyak diminta oleh orang yang berpendapatan rendah 
Barang Esensial 
Barang yang sangat penting artinya dalam kehidupan sehari-hari 
Barang Normal
Suatu baran yang akan mengalami kenaikan dalam permintaan sebagai akibat kenaikan pendapatan 
Barang Mewah 
Jenis-jenis barang yang dibeli orang apabila pendapatan mereka sudah relatif tinggi 

Faktor-Faktor yang lain
Distribusi Pendapatan 
Cita rasa masyarakat 
Jumlah Penduduk 
Ekspektasi tentang masa depan 

GERAKAN SEPANJANG KURVA PERMINTAAN
PERGESERAN KURVA PERMINTAAN

Teori Penawaran
Penentu-Penentu Penawaran 
1. Harga Barang itu sendiri 
2. Harga barang-barang lain
3. Biaya Produksi 
4. Tujuan-tujuan operasi perusahaan tersebut 
5. Tingkat teknologi yang digunakan 
Asumsi: selain harga barang itu sender, faktor yang lain dianggap tetap (cateris paribus) 

Hukum Penawaran
“ Hukum Penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa semakin tinggi harga sesuatu barang, semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual. Sebaliknya, makin rendah harga sesuatu barang semakin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan” 

Daftar Penawaran

Gambaran yang menunjukkan jumlah penawaran pada berbagai tingkat harga 

Kurva Penawaran
Adalah suatu kurva yang menunjukkan hubungan diantara harga sesuatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan 

Kurva penawaran menaik dari kiri bawah ke kanan atas 
Penawaran Keseluruhan kurva penawaran 
 jumlah barang yang ditawarkan  adalah jumlah barang yang ditawarkan pada suatu tingkat harga tertentu 

Pengaruh faktor bukan harga terhadap penawaran
Harga barang lain
Biaya untuk memperoleh faktor produksi 
Tujuan perusahaan 
Tingkat teknologi

Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran dan Pergeseran Kurva Penawaran

Keseimbangan Pasar (Ekuilibrium)
Keadaan pasar dalam keadaan seimbang: apabila jumlah yang ditawarkan para penjual pada suatu harga tertentu adalah sama dengan jumlah yang diminta para pembeli pada harga tersebut 

KESEIMBANGAN SECARA GRAFIK

KESEIMBANGAN SECARA MATEMATIKA
Persamaan permintaan :
       Qd  = c - dP 
Persamaan penawaran:
       Qs  = -m+nP 

MODEL MATEMATIKA DALAM MIKROEKONOMI
1. Variabel ekonomi diukur secara kuantitatif.
2. Bentuk persamaan matematik lebih efisien menggambarkan hubungan variabel ekonomi.
3. Bahasa matematik merupakan pernyataan yang sederhana.

KESEIMBANGAN SECARA MATEMATIKA
C = suatu angka tetap (positif)
d = kecondongan kurva permintaan 
m = suatu angka tetap (negatif)
n = kecondongan kurva penawaran 
Qd  = kuantitas yang diminta 
Qs = kuantitas yang ditawarkan 

PERUBAHAN KESEIMBANGAN
1. Permintaan bertambah (kurva permintaan bergeser ke kanan).
2. Permintaan berkurang (kurva permintaan bergeser ke kiri).
3. Penawaran bertambah (kurva penawaran ke kanan)
4. Penawaran berkurang (kurva penawaran bergeser ke kiri) 

Pergeseran Keseimbangan


Efek pertambahan permintaan 


Efek Pertambahan penawaran 

Pergeseran Keseimbangan




Semoga Bermanfaat,

kegiatan ekonomi

Hasil gambar untuk gambar ilmu pengetahuan sosial

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi? Pengertian Kegiatan Ekonomiadalah segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Definisi kegiatan ekonomi dapat juga diartikan sebagai upaya yang dilakukan manusia untuk mencapai suatu tingkatan kesejahteraan atau kemakmuran dalam hidup.
Secara umum, kegiatan ekonomi tersebut terdiri dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Masing-masing kegiatan tersebut (produksi, distribusi, dan konsumsi) saling terkait dan tidak terpisahkan satu dengan lainnya.

Tujuan Kegiatan Ekonomi

Secara umum tujuan kegiatan ekonomi adalah untuk memenuhi segala kebutuhan manusia di dalam hidupnya, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.
Dalam upaya untuk memenuhi tujuan kegiatan ekonomi tersebut, manusia melakukan berbagai hal. Mulai dari memproduksi barang atau jasa, melakukan proses distribusi produk, hingga penggunaan (konsumsi) terhadap produk tersebut.

Jenis Kegiatan Ekonomi

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari kegiatan ekonomi. Mengacu pada pengertian kegiatan ekonomi berikut ini adalah beberapa jenis kegiatan ekonomi secara umum:

1. Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi adalah suatu aktivitas atau pekerjaan yang dapat menghasilkan suatu produk, baik itu barang maupun jasa. Dengan adanya kegiatan produksi maka diharapkan barang/ jasa yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Pelaku kegiatan produksi ini biasanya disebut dengan produsen dimana tujuan dari kegiatan produksi adalah untuk memperoleh keuntungan dari barang/ jasa yang dihasilkan. Contoh kegiatan produksi misalnya perusahaan pembuat roti yang menghasilkan berbagai produk roti untuk memenuhi permintaan pasar.
Beberapa jenis barang yang dihasilkan dari kegiatan produksi adalah:
  • Barang mentah
  • Barang setengah jadi
  • Barang jadi
2. Kegiatan Distribusi
Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan suatu produk, baik itu barang atau jasa, dari produsen ke konsumen sehingga produk tersebut tersebar luas ke masyarakat yang membutuhkan.
Tujuan dari kegiatan distribusi ini adalah untuk memastikan keberlangsungan kegiatan produksi dan memastikan produk diterima oleh konsumen dengan baik.
Pihak yang melaksanakan kegiatan distribusi biasanya disebut dengan distributor atau penyalur, dimana umumnya merupakan pedagang besar. Contoh kegiatan distribusi misalnya distributor beras, agen surat kabar, agen penyalur bahan makanan mentah, dan lain-lain.
Adapun beberapa aktivitas dalah kegiatan distribusi adalah sebagai berikut:
  • Pembelian dari produsen
  • Pengangkutan barang
  • Pengepakan (pengemasan)
  • Penjualan ke pedagang pesar (grosir)
  • Penyimpanan di gudang
  • Standarisasi mutu barang
  • Klasifikasi barang
  • Promosi barang
  • Penyaluran barang

3. Kegiatan Konsumsi
Kegiatan konsumsi adalah aktivitas penggunaan atau memakai barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen. Tujuan dari kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hidupnya.
Pelaku kegiatan konsumsi disebut dengan konsumen dimana semua aktivitasnya adalah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa contoh kegiatan konsumsi misalnya membeli makanan dan minuman di restoran, membeli pakaian di toko, membeli gadget, dan lain sebagainya.
Adapun beberapa pelaku utama kegiatan konsumsi adalah sebagai berikut:
  • Rumah tangga keluarga
  • Pemerintah
  • Industri atau perusahaan
Contoh Kegiatan Ekonomi
Ada banyak sekali contoh kegiatan ekonomi yang ada di sekitar kita. Semua kegiatan ekonomi tersebut memiliki dampak besar bagi kehidupan bermasayarakat. Artinya, satu kegiatan ekonomi akan mempengaruhi kegiatan ekonomi lainnya.
Untuk melengkapi artikel ini, berikut adalah beberapa contoh sederhana kegiatan ekonomi yang sering berlangsung sehari-hari:
No.KegiatanJenisPihak yang DiuntungkanKeuntungan yang Didapatkan
1Bertani/ Berkebun/ BerladangProduksiMasyarakat yang membutuhkan bahan makananKebutuhan primer (makan) dapat terpenuhi
2Menjual PakaianDistribusiMasyarakat yang membutuhkan pakaianKebutuhan sekunder (sandang) terpenuhi
3Makan nasi, sayur, dan buahKonsumsiPedagang bahan makanan dan masyarakat yang membutuhkan makananPedagang mendapatkan uang, dan pembeli mendapatkan bahan makanan
4Menjual semenDistribusiMasyarakat yang sedang membuat bangunanProses pembangunan menjadi lancar
5Menangkap ikan di lautProduksiMasyarakat yang membutuhkan laukKebutuhan akan lauk dan protein dapat terpenuhi
Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian kegiatan ekonomi, tujuannya, serta beberapa jenis kegiatan ekonomi secara umum. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

hubungan antara kelangkaan dan permintaan dan penawaran

Hubungan antara Kelangkaan dengan Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia Kelangkaan merupakan persoala...